Minggu, 21 Juli 2013

Pengalaman liburan


Perkenalkan, nama saya Ross Shield Renti Bellinda. Saya bersekolah di SMA Negeri 2 Palangkaraya. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman liburan saya.
Liburan sekolah dimulai pada tanggal 22 Juni - 20 Juli. Pada awalnya saya menyangka saya akan menghabiskan masa liburan saya dengan tidur-tiduran di rumah dan ngelandau sampai pagi. Sungguh membosankan bukan?

5-7 JULI
Namun pada Jumat tanggal 4 Juli keberuntungan menghampiri saya. Saya di ajak mamah saya untuk menjenguk nenek saya yang ada di kampung, tepatnya di Sepang Simin. Kami berangkat pada hari Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB, namun sebelumnya kami pergi ke pasar untuk membeli ayam dan sayur untuk dibawa ke kampung. Karena berangkat pagi hari udaranya sangat dingin, sehingga saya harus menggosok-gosokkan tangan saya untuk tetap hangat.
Jalan menuju ke kampung awalnya memang mulus tapi mendekati pelosok-pelosok jalannya menanjak dan menurun sehingga jika tak hati-hati barang bawaan bisa terjatuh seperti ayam yang baru mamahku beli. Untuk sampai ke kampung pun butuh perjuanga ekstra karena harus melewati jalan yang masih rusak di daerah sepang kota dan menyebrang menggunakan jasa kapal Feri. Kami tiba di sepang Simin tepat pada pukul 09.00 WIB.
Saat di kampung saya tidak menikmati liburan sama sekali karena saat disana hujan selalu melanda. Udara di kampung memang masih sejuk dan asri. Sehingga dapat di pastikan setiap malam saya selalu menggigil kedinginan.
Saya liburan di Sepang Simin hanya 3 hari dan tepat pada pukul 13.00 WIB kami kembali ke Palangkaraya.

12-16 JULI
Tanggal 12 Juli 2013 lalu saya pergi berlibur ke Pulang Pisau. Di Pulang Pisau kami menginap di rumah nenekku. Kebetulan rumah nenek saya dekat dengan sungai dan rumah Dendi (teman sekelas saya). Namun sayangnya di Pulang Pisau saya tidak bertemu dengan Dendi karena dia sudah pulang duluan ke Palangkaraya. Namun saya di Pulang Pisau hanya 3 hari.
Pada tanggal 14 Juli 2013 saya diajak oleh nenek saya ke tempat sepupu saya di Kapuas. Itu pun hanya 3 hari karena om saya yang mengantar tak bisa lama-lama di Kapuas. Saya pulang ke Palangkaraya pada tanggal 16 Juli. Dan sisanya saya habiskan di Palangkaraya.

Selasa, 09 April 2013

PUNK ROCK JALANAN


http://i1.sndcdn.com/artworks-000019814321-nyafca-crop.jpg?5a267fd(Ladies Version)

Dulu ku merasa telah mengenal dia
Kini ku kecewa sempat menyayanginya
Ku yakin tak akan terulang kedua kalinya

Dulu ku sempat berjanji terucap ikrar suci
Di kala kita jumpa pertama
“kau akan ku jaga sampai mati”

Reff:
Ku tunggu kau ku tunggu
Ku nanti kau ku nanti
Walau sampai akhir hidup ini

Ku tunggu kau ku tunggu
Ku nanti kau ku nanti
Walau sampai akhir hayat nanti

Ku kira kau setia padaku
Ternyata kau menduakan ku
Hancur hati ku tak menduga

Back to Reff

 Download
1. Versi 1 

2. Versi 2 
3. Versi 3
4. Versi 4
5. Versi 5
6. Versi 6 

Rabu, 27 Maret 2013

GAMBARAN DENGAN PAINT (2)














DIBUAT DENGAN PAINT (1)











di buat pada tanggal 26 Maret 2013   

oleh

Ross Shield Renti Bellinda 


JIKA DITANYA




Jika ditanya "Apakah kamu kecewa padaku?"
Maka jawabanku, "Apapun yang kamu pikirkan itulah jawabanku."

Jika ditanya "Apakah kamu percaya padaku?"
Maka jawabanku "Haruskah aku meragukanmu?"

Jika ditanya "Apakah kamu mencintaiku?"
Maka jawabanku "Kenapa aku ingin selalu disisimu jika aku tak mencintaimu?"

Jika ditanya "Kenapa kamu menyayangiku?"
Maka jawabanku "Kenapa aku menjagamu dan memperhatikanmu?"

Jika ditanya "Apakah kamu terluka jika aku menyakitimu?"
Jawabanku "Bukankah kamu tahu apa jawabannya?"

Jika ditanya “Kenapa kamu selalu menungguku?”
Maka jawabanku “Karena aku tak bisa pergi dan menjauh darimu.”

Jika ditanya "Kenapa kamu memilihku?"
Maka jawabanku "Karena cuma kamu yang aku mau."

Jika ditanya "Kenapa aku yang terakhir bukan yang pertama?"
Maka jawabanku "Karena aku mau kamu disisiku sampai maut memisahkan."

Jika ditanya " Apa artinya aku bagimu? Aku hanya setitik noda di kertas yang tak berarti."
Maka jawabanku "Kamu memang setitik noda di kertas, tapi kamu membuat kertas itu bermakna dan hidup."

Jika ditanya "Apakah aku pantas untukmu?"
Maka jawabanku "Adakah hal yang membuatmu tak pantas untukku?"

Jika ditanya "Tak bisakah kamu meninggalkanku sendiri?"
Maka jawabanku "Tak ada alasan untukku meninggalkanmu."

Jika ditanya "Apakah kamu ada waktu untukku?"
Maka jawabanku "Seribu tahun itulah waktuku untukmu."